Langkah Praktis Mendirikan Klub Sepak Bola Berbadan Hukum di Indonesia

white and black ball on white metal frame

Sah! – Sepak bola mestikah berbadan hukum pertanyaan ini biasanya dilontarkan para pengemar sepak bola,Gairah ini melahirkan banyak klub sepak bola di berbagai tingkatan mulai dari amatir hingga profesional.

Namun, untuk berkembang dan mencapai kesuksesan yang lebih besar, klub sepak bola perlu memiliki legalitas formal. Salah satu caranya adalah dengan mendirikan klub sepak bola berbadan hukum.

Jika fokus utama organisasi adalah menghasilkan keuntungan atau profit, maka ada opsi untuk mendirikan badan usaha dengan atau tanpa badan hukum.

Badan usaha yang memiliki badan hukum dapat memilih untuk mendirikan Perseroan Terbatas (PT) atau koperasi. Sementara itu, badan usaha tanpa badan hukum dapat berupa CV (Persekutuan Komanditer), Firma, atau perusahaan perorangan.

Kemenpora menjelaskan bahwa setiap klub sepak bola profesional dianggap sebagai anggota dari PSSI, sehingga Statuta PSSI menjadi dokumen yang mengikat dan menjadi pedoman bagi mereka. 

Secara spesifik, Pasal 15 ayat (1) huruf a, h, dan i dari Statuta PSSI menguraikan kewajiban-kewajiban yang harus dipatuhi oleh para anggota PSSI, yaitu klub sepak bola profesional.

  • Pasal 15 ayat (1) huruf a Statuta PSSI
    Mematuhi secara keseluruhan Statuta, Peraturan-peraturan, Instruksi dan Keputusan-keputusan FIFA, AFC, AFF dan PSSI dan memastikan bahwa semua peraturan tersebut juga dilaksanakan oleh anggota-anggotanya.
  • Pasal 15 ayat (1) huruf h Statuta PSSI
    Tidak menjalin hubungan keolahragaan dengan pihak yang tidak dikenal atau dengan anggota yang diskorsing atau dikeluarkan.
  • Pasal 15 ayat (1) huruf i Statuta PSSI
    Menjalankan prinsip-prinsip loyalitas, integritas dan perilaku sportif yang mencerminkan prinsip fair play yang diatur secara khusus dalam suatu ketentuan di dalam statuta atau akta pendiriannya.

 

Jadi, kewajiban klub sepak bola profesional atau organisasi olahraga profesional untuk berbadan hukum dilandasi oleh Club Licensing Regulation yang diterbitkan oleh FIFA dan Statuta PSSI.

Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah praktis mendirikan klub sepak bola berbadan hukum di Indonesia.

Langkah-langkah Mendirikan Klub Sepak Bola Berbadan Hukum:

  1. Persiapan:
  • Tentukan Jenis Badan Hukum:
    • Yayasan: Cocok untuk klub yang fokus pada pembinaan usia dini dan pengembangan sepak bola di komunitas.
    • Perkumpulan: Cocok untuk klub yang ingin berpartisipasi dalam kompetisi resmi dan menghasilkan profit.
  • Siapkan Nama Klub: Pilihlah nama yang unik, mudah diingat, dan mencerminkan identitas klub.
  • Buat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART):
    • AD/ART memuat aturan dasar dan tujuan klub.
    • Pastikan AD/ART sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Siapkan Dokumen Pendukung:
    • KTP pendiri dan pengurus
    • Akte pendirian yayasan/perkumpulan
    • Surat pernyataan domisili klub
    • Naskah AD/ART
    • Fotokopi NPWP (jika ada)
  1. Pendaftaran Badan Hukum:
  • Yayasan:
    • Daftarkan ke Direktorat Jenderal Kementerian Sosial.
    • Proses pendaftaran memakan waktu sekitar 1-2 bulan.
  • Perkumpulan:
    • Daftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
    • Proses pendaftaran memakan waktu sekitar 14 hari kerja.
  1. Pendaftaran ke PSSI:
  • Setelah memiliki badan hukum, klub dapat mendaftarkan diri ke PSSI untuk mendapatkan lisensi resmi.
  • Persyaratan pendaftaran ke PSSI antara lain:
    • Akte pendirian yayasan/perkumpulan
    • Naskah AD/ART
    • Surat pernyataan domisili klub
    • Surat keterangan terdaftar dari Kemenkumham/Kemensos
    • Surat izin keramaian dari kepolisian
  1. Kewajiban Klub Berbadan Hukum:
  • Membuat laporan keuangan tahunan
  • Mengadakan rapat anggota tahunan
  • Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Membayar pajak

Manfaat Mendirikan Klub Sepak Bola Berbadan Hukum:

  • Memperoleh legalitas dan kredibilitas
  • Memudahkan akses ke pendanaan dan sponsor
  • Membuka peluang kerjasama dengan pihak lain
  • Meningkatkan profesionalisme pengelolaan klub

Pendirian klub sepak bola berbadan hukum di Indonesia memerlukan perencanaan matang dan kepatuhan pada prosedur yang berlaku. 

Namun, kamu masih bingung bagaimana cara memulai dan apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendirikan klub sepak bola berbadan hukum?

Jangan khawatir! dengan bantuan Sah!, Anda tidak perlu merasa sendiri dalam menghadapi proses mendirikan  klub sepak bola berbadan hukum?

Kami menyediakan solusi legalitas usaha dan pembuatan izin HAKI, termasuk pendaftaran hak cipta.

Segera hubungi kami melalui WA di 0851 7300 7406 atau kunjungi laman Sah.co.id untuk memperoleh bantuan yang tepat dan melangkah maju dalam menjalankan lembaga/usaha Anda tanpa kekhawatiran!

 

Source: 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Fatal error: Uncaught ErrorException: md5_file(/home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/litespeed/css/0dccfaea7421202c20440b8341dfb667.css.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php:130 Stack trace: #0 [internal function]: litespeed_exception_handler() #1 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php(130): md5_file() #2 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(837): LiteSpeed\Optimizer->serve() #3 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(330): LiteSpeed\Optimize->_build_hash_url() #4 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(264): LiteSpeed\Optimize->_optimize() #5 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-includes/class-wp-hook.php(324): LiteSpeed\Optimize->finalize() #6 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #7 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/core.cls.php(477): apply_filters() #8 [internal function]: LiteSpeed\Core->send_headers_force() #9 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/form-to-chat/whatsform.php(423): ob_end_flush() #10 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-includes/class-wp-hook.php(324): {closure}() #11 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #12 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #13 /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-includes/load.php(1280): do_action() #14 [internal function]: shutdown_action_hook() #15 {main} thrown in /home/u1149461/public_html/sah.co.id/blog/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 130